Penyebab Seseorang Anak Mendengkur


Bukan orang dewasa saja yang sering ngorok, anak-anak pun biasanya mengalaminya. Mungkin anak yang tidur ngorok terdengar lucu dan kadang membuat orang tertawa. Kebiasaan ini sebaiknya tidak diabaikan karena bisa menyebabkan masalah mulai dari mengompol hingga performanya di sekolah. Orangtua harus menyadari bahwa dengkuran yang terjadi pada anak bisa dikaitkan dengan gangguan kualitas tidur yang signifikan dan juga kondisi otak serta jantung, tergantung dari apa penyebabnya. Mendengkur adalah suara yang dihasilkan dari getaran udara yang melalui saluran pernapasan udara bagian atas.

Mendengkur menjadi hal yang normal dan tidak berbahaya jika tidak membuat si anak merasa mengantuk di siang hari dan pola tidurnya tetap. jika menimbulkan masalah pada kualitas tidurnya, perilaku, membuat prestasinya menurun di sekolah atau membuatnya kurang bisa berkonsentrasi maka sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mencaritahu penyebabnya. Mendengkur merupakan salah satu gejala umum yang terjadi pada anak, diketahui sekitar 3-12 persen anak berusia 1-9 tahun mendengkur saat tidur.


Beberapa hal diketahui bisa menjadi penyebab
seorang anak tidur mendengkur,

1. Pengaruh anatomi tubuh yang dimilikinya, seperti memiliki rahang atau saluran napas yang kecil, hidung yang bentuknya bengkok.
2. Ada kemungkinan otot dan saraf yang berfungsi mengendalikan kerja otot ini tidak terintegrasi dengan baik selama tidur sehingga tidak membuka jalan napas yang cukup.
3. Terjadinya pembesaran amandel dan juga kelenjar gondok anak
4. Mengalami alergi yang berat akibat infeksi atau rangsangan tertentu
5. Memiliki berat badan berlebih
6. Memiliki tekanan darah yang tinggi
7. Asma pada anak juga diketahui bisa menyebabkan si kecil mendengkur saat tidur

 

JANGAN LEWATKAN